ychi.org ychi.org
Home
Profil
Info Utama
Info Kegiatan
Info Wisata
Artikel
Kontak Kami
Agenda
Link Situs
Pencarian
Siaran Pers
Galeri Foto
Download
Login Form
Username

Password

Remember me
Password Reminder
No account yet? Create one
Jumlah Pengunjung
Visitors: 146075
Polling
Pendidikan Lingkungan Hidup sebaiknya :
  
Syndicate
 
 
Designed by PixelThemes.com
Home
Selamatkan Hutan Kalimantan dari Industri Rakus Kayu PDF Print E-mail
Written by berry   
Thursday, 30 November 2006
Oleh: Berry Nahdian Forqan*

Kertas sudah menjadi bagian kebutuhan kehidupan bagi umat manusia. Kertas dipergunakan di hampir semua gerak kehidupan, dari pengesahan kontrak bernilai triliunan rupiah, sampai berfungsi untuk pembersihan kotoran.

Filosofi penemuan kertas sejatinya adalah untuk keperluan edukasi, sejarah dan pemulian dokumen-dokumen bernilai pada satu zaman agar bisa dipahami oleh generasi berikutnya. Tetapi dalam perkembangannya, kertas telah mempunyai fungsi begitu besar. Bahkan saat sekarang, konsumsi kertas lebih dari 60% berfungsi untuk keperluan komersial, seperti bungkus kosmetik, bungkus makanan atau juga bungkus perhiasan-perhiasan mahal. Dan, sebuah anomali peradaban juga terjadi, dimana semakin maju teknologi, tingkat pemakaian kertas semakin tinggi, tidak berkurang.

Selain itu juga, konsumsi kertas paling besar di dunia adalah negara-negara di belahan Amerika Utara dan Eropa Barat. Menurut jaringan NGO (Non Governance Organitation) di Eropa (Taiga Rescue Network), separuh dari total produksi kertas dunia, dikonsumsi oleh sekitar 10% penduduk di Eropa Barat dan Amerika Utara. Padahal produsen kertas dan eksportir kertas adalah negara-negara di belahan Selatan, seperti Brasil, Kamerun dan tentu saja, Indonesia.

CAPPA (Community Alliance for Pulp Paper Advocacy), sebuah jaringan masyarakat sipil yang bekerja di isu pulp-paper dan hutan tanaman menyebutkan, bahwa hasrat untuk memenuhi kebutuhan kertas dunia, hasrat untuk menjadi produsen besar kertas dunia, telah membuat pengusaha dan pemerintah abai terhadap prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan juga tidak peka terhadap prersoalan soial-ekonomi yang muncul akibat kebijakan pengelolaan kehutanan sektor industri pulp dan hutan tanaman.
Read more...
Yayasan Cakrawala Hijau Indonesia - YCHI
Komplek Listrik II No. 57 Banjarbaru - Kalimantan Selatan 70711
Phone/Fax : 62511-4773847 - email : ychi@ychi.org; ychi_bjb@yahoo.com.sg
modified by ychi@2005 :: designed by pixelthemes.com